RS Bumi Jayanti Hadir di Palabuhanratu, Siapkan Layanan ICU hingga BPJS

- Author

Minggu, 20 September 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|SUKABUMI – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Bumi Jayanti Palabuhanratu resmi dimulai setelah prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking digelar di kawasan Cangehgar, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (20/9/2026).

Acara tersebut dihadiri Owner RS Bumi Jayanti Ir. Hj. Damely Guril Darmi, M.Sc., Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Demokrat H. Iman Adinugraha, S.E., Akt., Direktur Utama RS Bumi Jayanti Raihan, dr. Risa Rilanda dari PT Putra Bumi Bahana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Dr. H. Maskur Alawy, A.Kep., MKM., unsur Forkopimcam Palabuhanratu, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta para tamu undangan.

Kehadiran RS Bumi Jayanti diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama warga di wilayah Sukabumi Selatan.

Rumah sakit ini juga diharapkan mampu memberikan alternatif pelayanan sehingga kebutuhan rujukan pasien ke luar wilayah dapat ditekan.

Dalam rencana pembangunannya, RS Bumi Jayanti akan menyediakan sebanyak 101 kamar dengan berbagai fasilitas kesehatan. Sejumlah layanan yang disiapkan antara lain Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), ruang isolasi, pelayanan peserta BPJS Kesehatan hingga ruang VVIP.

Owner RS Bumi Jayanti, Ir. Hj. Damely Guril Darmi, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut tidak hanya dilihat dari sisi usaha, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit perlu dibarengi dengan berbagai program yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

“Kesuksesan itu ukurannya tidak selamanya uang. Rumah sakit ini bukan hanya melayani orang sakit, tetapi juga harus punya program edukasi, penyuluhan, dan pelatihan kepada masyarakat,” kata Damely.

Ia menambahkan, aspek pencegahan penyakit juga menjadi perhatian. Edukasi mengenai kesehatan ibu dan anak, upaya menekan risiko kematian ibu melahirkan hingga pencegahan stunting dinilai penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.

Damely juga berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat segera terwujud. Dengan demikian, masyarakat dari berbagai kalangan nantinya dapat memperoleh akses pelayanan di RS Bumi Jayanti.

“Kalau ditanya kapan, saya mau secepatnya ada BPJS-nya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Demokrat, H. Iman Adinugraha, mengapresiasi dimulainya pembangunan RS Bumi Jayanti.

Menurutnya, pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bagian dari kontribusi pihak swasta dalam menambah fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu.

Iman mengatakan, rencana menghadirkan investasi rumah sakit di Palabuhanratu telah didorong sejak cukup lama. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan investor, kata dia, adalah kondisi Palabuhanratu yang memiliki potensi bencana tsunami.

“Pak Kadis ini merayu Ibu Guril tidak gampang. Saya dengan berbagai jurus, saya datang, saya WA, dan bertahun-tahun berdiskusi,” ucap Iman.

Ia mengaku bangga karena pembangunan tersebut akhirnya dapat dimulai.

“Hari ini saya sangat bangga dan terharu karena Palabuhanratu akan hadir RS swasta yang tidak dibiayai negara, sepenuhnya swasta, tidak pinjam dari bank. Jadi Bu Guril ini membangun hasil nabung karena cita-cita lama ingin membangun rumah sakit,” tuturnya.

Menurut Iman, kehadiran rumah sakit swasta juga dapat menjadi bagian dari terciptanya persaingan pelayanan kesehatan yang sehat. Kondisi tersebut, kata dia, pada akhirnya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Memang ada RSUD Palabuhanratu. Tadi Pak Kadis juga mengakui karena tidak ada kompetitor, mungkin RSUD belum bisa maksimal. Tapi kalau nanti sudah ada saingan, saya yakin yang diuntungkan masyarakat Palabuhanratu karena pelayanannya pasti meningkat,” tegasnya.

Dengan dimulainya pembangunan RS Bumi Jayanti, masyarakat Palabuhanratu dan wilayah Sukabumi Selatan nantinya memiliki tambahan pilihan fasilitas kesehatan. Kehadiran rumah sakit tersebut juga diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat pelayanan medis di wilayah setempat.

Jurnalis : Sopiyan

Berita Terkait

HUT Ke-4 PWDPI Dimeriahkan Senam Zumba dan Bazar UMKM Merah Putih, Libatkan Sekitar 1.000 Peserta
Festival Bonsai Jampangtengah, Upaya Kenalkan Potensi Tanaman Hias Sukabumi ke Luar Daerah
Kecamatan Cisolok Gerak Cepat Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Bupati Sukabumi Tegaskan Serikat Pekerja Mitra Penting Pemerintah dalam Membangun Hubungan Industrial
75 KK Terdampak Kekeringan, Hj Leni Liawati Salurkan Air Bersih untuk Warga Pasirandu
Kebakaran Hebat di Simpenan Sukabumi, 9 Rumah Warga Terdampak
Sambut HJKS ke-156, Pemkab Sukabumi Gelar Tasyakur Binikmat
Roadshow Baking Demo KPGEN dan PWDPI Dorong UMKM Naik Kelas di Kota Metro

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 19:52 WIB

RS Bumi Jayanti Hadir di Palabuhanratu, Siapkan Layanan ICU hingga BPJS

Minggu, 20 September 2026 - 15:49 WIB

HUT Ke-4 PWDPI Dimeriahkan Senam Zumba dan Bazar UMKM Merah Putih, Libatkan Sekitar 1.000 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Festival Bonsai Jampangtengah, Upaya Kenalkan Potensi Tanaman Hias Sukabumi ke Luar Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 15:08 WIB

Kecamatan Cisolok Gerak Cepat Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Senin, 14 September 2026 - 20:42 WIB

75 KK Terdampak Kekeringan, Hj Leni Liawati Salurkan Air Bersih untuk Warga Pasirandu

Berita Terbaru