InsightTribun.com|SUKABUMI — Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Cigadog RT 06/02, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan rumah warga di kawasan permukiman tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, sedikitnya sembilan rumah warga terdampak. Dua rumah mengalami kerusakan ringan, sedangkan tujuh rumah lainnya dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terdampak langsung kobaran api.
Tak hanya bangunan rumah, sedikitnya dua unit sepeda motor milik warga juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar. Berdasarkan estimasi sementara, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp450 juta.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pemeriksaan pihak terkait.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui titik awal api dan penyebab pasti kebakaran.
Petugas bersama unsur terkait juga masih melakukan pendataan terhadap rumah dan harta benda warga yang terdampak.
Karena proses pendataan masih berlangsung, jumlah bangunan, kepala keluarga maupun warga terdampak, serta nilai kerugian material masih dapat berubah.
Kebakaran tersebut membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang kebutuhan sehari-hari yang berada di dalam rumah.
Pasca-kebakaran, warga terdampak untuk sementara dievakuasi ke Balai Desa Kertajaya. Lokasi tersebut digunakan sebagai tempat perlindungan sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat ditempati.
Balai desa juga menjadi lokasi koordinasi penanganan awal sekaligus pendataan terhadap masyarakat yang terdampak.
Pengurus Karang Taruna Desa Kertajaya, Edi Sarwo, mengatakan kondisi masyarakat terdampak saat ini membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.
Menurutnya, sebagian warga harus menjalani masa pengungsian setelah rumah mereka mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Kebutuhan warga terdampak tidak hanya berupa tempat tinggal sementara. Mereka juga membutuhkan berbagai kebutuhan pokok untuk menunjang kehidupan sehari-hari selama berada di pengungsian.
Beberapa kebutuhan yang diperlukan antara lain makanan, pakaian, perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, kebutuhan anak-anak, serta kebutuhan dasar lainnya.
Pemerintah Desa Kertajaya berharap penanganan terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi.
Kepala Desa Kertajaya, Jaya Asep Yusnandar, berharap bantuan dari berbagai pihak dapat segera disalurkan untuk membantu meringankan beban warga yang kehilangan maupun mengalami kerusakan tempat tinggal.
“Harapannya, mudah-mudahan kejadian ini cepat ditangani dan bantuan dari pihak mana pun dapat segera diberikan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar pihak Pemerintah Desa Kertajaya.
Pemerintah desa bersama masyarakat dan unsur terkait juga terus melakukan pendataan secara menyeluruh. Pendataan meliputi jumlah warga dan kepala keluarga terdampak, kondisi masing-masing bangunan, kerusakan harta benda, hingga kebutuhan mendesak para pengungsi.
Pendataan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penanganan agar bantuan yang diberikan nantinya dapat tepat sasaran, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera.
#U.Rahmawan










