InsightTribun.com|SUKABUMI — Tim Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di dua desa, yakni Desa Wanajaya dan Desa Sukarame, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan sekaligus upaya mendorong optimalisasi penerimaan PBB di wilayah Kecamatan Cisolok.
Tim Monev Kecamatan Cisolok terdiri dari Kasi Pelayanan Publik Dermawan, S.Kep., M.Si., Kasi Pemerintahan U. Hadyani, S.Pd.I., staf KPE Deni, serta dua staf kecamatan lainnya, yakni Sandika, S.Ap., dan Rian Novrianto.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim terlebih dahulu bergerak ke Desa Wanajaya. Di lokasi tersebut, tim bertemu dengan para kolektor pajak untuk memonitor perkembangan realisasi PBB. Setelah kegiatan di Desa Wanajaya selesai, tim kemudian melanjutkan monitoring ke Desa Sukarame.
Kasi Pelayanan Publik Kecamatan Cisolok, Dermawan, mengatakan kegiatan Monev tersebut tidak hanya bertujuan melihat capaian target PBB desa, tetapi juga memastikan proses pemungutan dan penyetoran pajak berjalan secara optimal.
“Tujuan Monev hari ini adalah melihat penargetan atau realisasi PBB desa. PBB desa ini sangat berefek terhadap pembangunan Kabupaten Sukabumi, khususnya untuk peningkatan APBD dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dermawan.
Menurutnya, monitoring yang dilakukan pihak kecamatan juga merupakan bentuk pengawasan terhadap 13 desa yang berada di wilayah Kecamatan Cisolok. Selain mengevaluasi capaian PBB, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memantau perkembangan dan pengelolaan pemerintahan desa.
“Monitoring Kecamatan ini merupakan bentuk pengawasan terhadap 13 desa. Kita memonitor bukan hanya target PBB, tetapi juga perkembangan desa tersebut,” katanya.
Dermawan menyebutkan, hingga saat ini realisasi PBB dari 13 desa di Kecamatan Cisolok yang telah masuk ke kas daerah mencapai sekitar 70 persen.
Ia optimistis capaian tersebut masih dapat meningkat hingga 80 bahkan 90 persen pada bulan berikutnya.
“Untuk PBB di Kecamatan Cisolok, dari keseluruhan 13 desa, persentasenya yang sudah masuk ke kas daerah sekarang sekitar 70 persen. Mudah-mudahan bulan depan bisa mencapai 80 sampai 90 persen,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau seluruh kolektor pajak di Kecamatan Cisolok agar semakin intensif melakukan penagihan dan mendorong masyarakat memenuhi kewajibannya membayar PBB sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami berharap ke depan seluruh kolektor pajak benar-benar mengintensifkan pencapaian target PBB. Harapannya, capaian tersebut terus meningkat dan target yang telah ditentukan dapat terealisasi,” pungkasnya.
#Menks










