InsightTribun.com|SUKABUMI – Memasuki hari kelima pasca terjadinya kebakaran yang melanda Kampung Adat Cipta Mulya, Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pemerintah daerah terus memantau kondisi warga terdampak. Pada Rabu (29/7/2026), Camat Cisolok, Oki Pajra, memberikan update terkini terkait penanganan bencana non-alam tersebut.
Hingga saat ini, status Tanggap Darurat Bencana masih berlaku. Namun, situasi di lapangan menunjukkan perkembangan yang positif dalam hal penampungan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Berdasarkan data terbaru, total ada 51 rumah yang terbakar, yang menimpa 52 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 162 jiwa. Camat Oki Praja menyampaikan rasa syukur karena seluruh warga terdampak telah terakomodasi dengan baik.
“Alhamdulillah, warga masyarakat terdampak yang terdiri dari 51 rumah, 52 KK, dan 162 jiwa semuanya sudah terakomodir dalam penempatan sementara. Mereka tersebar di rumah-rumah keluarga atau kerabat di sekitar kampung,” ujar Oki Pajra.
Selain tempat tinggal, kebutuhan logistik seperti bahan pangan pokok juga terpenuhi berkat kontribusi dari warga masyarakat lainnya serta bantuan pemerintah. Oki menilai bahwa dukungan sosial dari lingkungan sekitar cukup kuat dalam meringankan beban para korban.
Mengenai aspek kesehatan, pemantauan dilakukan setiap hari sejak matahari terbit hingga malam hari di sekitaran posko pengungsian. Secara umum, kondisi kesehatan warga dinyatakan cukup stabil.
“Walaupun ada beberapa warga yang mengalami sakit ringan, namun secara keseluruhan kondisinya terkendali. Kami terus memantau kepadatan jadwal dan aktivitas di posko untuk memastikan kenyamanan warga,” tambah Oki.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah berkomitmen untuk membantu warga dalam proses pembangunan kembali rumah-rumah mereka yang terbakar. Fokus utama saat ini adalah memastikan warga dapat segera memiliki hunian tetap kembali.
Camat Oki Pajra juga menyampaikan harapan agar warga terdampak dapat menerima kondisi ini dengan lapang dada dan tetap sabar menghadapi masa pemulihan.
“Mudah-mudahan ini menjadi hikmah bagi kita semua. Kami berharap warga bisa lebih kuat lagi dalam menghadapi cobaan ini. Insya Allah, pemerintah akan terus mendampingi agar mereka bisa kembali memiliki hunian masing-masing,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi barang-barang berharga yang masih memungkinkan dan pembersihan area bekas kebakaran terus dilakukan oleh warga bersama relawan dan aparat setempat.
#Dimas










