InsightTribun.com|SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Denis Eriska, memberikan klarifikasi terkait penggunaan telepon genggam saat berlangsungnya audiensi dengan MIO Sukabumi Raya yang sempat menjadi sorotan dan memunculkan beragam persepsi.
Denis menegaskan, dirinya tidak sedang mengabaikan ataupun tidak menghargai para peserta audiensi. Justru, saat itu ia tengah berkomunikasi dengan jajaran dinas atau bidang terkait untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan agar dapat memberikan jawaban yang akurat terhadap berbagai pertanyaan yang disampaikan.
“Dalam kesempatan itu saya memegang handphone bukan berarti tidak menghargai rekan-rekan MIO Sukabumi Raya yang sedang menyampaikan aspirasi. Saat itu saya sedang berkomunikasi dan menanyakan kepada bidang yang membidanginya agar dapat memberikan jawaban sesuai dengan pertanyaan yang disampaikan,” ujarnya.
Menurut Denis, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab agar setiap persoalan yang dibahas dalam audiensi dapat ditindaklanjuti berdasarkan data dan informasi yang benar, bukan sekadar memberikan jawaban tanpa dasar yang jelas.
“Jadi ada kesalahpahaman. Saat saya memegang handphone, itu karena saya sedang menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan materi yang dipertanyakan dalam audiensi tersebut agar dapat ditindaklanjuti dengan baik,” jelasnya.
Meski demikian, Denis menyadari tindakannya telah memunculkan persepsi yang kurang baik di kalangan sejumlah pihak. Atas hal itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta audiensi, khususnya kepada rekan-rekan MIO Sukabumi Raya.
“Saya juga meminta maaf apabila kejadian kemarin menimbulkan kesalahpahaman ataupun ketidaknyamanan. Ke depan, saya berharap kita dapat membangun komunikasi yang lebih baik serta menjaga sinergitas bersama demi kemajuan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.










