InsightTribun.com|SUKABUMI — Semangat memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika digaungkan pemuda di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Palabuhanratu mendeklarasikan gerakan antinarkoba bertajuk “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”. Gerakan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.
Deklarasi berlangsung di Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu (12/9/2026), dan diikuti sekitar 400 peserta.
Peserta datang dari berbagai unsur, mulai dari pelajar, organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga unsur pemerintahan.
Komitmen bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan petisi sebagai bentuk pernyataan sikap sekaligus dukungan terhadap gerakan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Ketua DPK KNPI Palabuhanratu, Ari Awaludin, mengatakan gerakan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar” merupakan tindak lanjut dari semangat antinarkoba yang sebelumnya digaungkan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi dalam momentum peringatan Hari Anti-Narkoba Internasional.
Menurut Ari, semangat tersebut kemudian mendorong DPK KNPI Palabuhanratu untuk mengambil langkah nyata dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kita DPK KNPI Palabuhanratu tergugah dan semangat mengadakan acara ini. Kita punya cita-cita Palabuhanratu Bersinar. Tagline-nya Pemuda Bersih dan Anti Narkoba,” ujar Ari.
Bukan Sekadar Deklarasi Seremonial
Ari menegaskan, deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Gerakan antinarkoba harus diwujudkan melalui keterlibatan berbagai pihak dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebut, para peserta yang hadir berasal dari berbagai elemen yang sebelumnya telah mendapatkan arahan dari Pemerintah Daerah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) dan KPKPM.
Antusiasme peserta pun terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai sekitar 400 orang.
“Alhamdulillah untuk saat ini yang registrasi kurang lebih 400 orang sudah hadir di sini,” katanya.
Ari berharap “Pemuda Palabuhanratu Bersinar” dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika sekaligus mendorong lahirnya gerakan bersama yang konsisten di tingkat kecamatan.
Menurutnya, pemuda memiliki posisi penting dalam membangun benteng sosial terhadap ancaman narkoba. Pemuda tidak hanya menjadi sasaran edukasi, tetapi juga harus tampil sebagai motor penggerak kampanye antinarkoba di tengah masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Beri Dukungan
Dukungan terhadap gerakan tersebut disampaikan Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu.
Camat Palabuhanratu Sutopo mengapresiasi inisiatif yang digagas DPK KNPI Palabuhanratu bersama berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, deklarasi tersebut menunjukkan kepedulian kalangan pemuda terhadap ancaman narkoba yang berpotensi merusak masa depan generasi penerus.
“Atas nama jajaran Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu beserta Forkopimcam, kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya. Ini kegiatan luar biasa, bentuk kepedulian pemuda terhadap generasi ke depan,” ujar Sutopo.
Ia menegaskan, Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Namun, Sutopo menyadari persoalan narkoba tidak mungkin ditangani pemerintah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemuda, pelajar, organisasi kemasyarakatan, keluarga hingga lingkungan pendidikan.
“Kami berkomitmen tidak akan memberikan ruang sedikit pun. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, harus semua bergabung, semua harus turun tangan menyelamatkan generasi kita ke depan,” tegasnya.
Didorong Masuk ke Lingkungan Sekolah
Sutopo berharap deklarasi “Pemuda Palabuhanratu Bersinar” tidak berhenti di Lapang Cangehgar.
Pesan antinarkoba, kata dia, harus terus disampaikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi juga diharapkan dapat diperluas hingga menyentuh lingkungan sekolah.
Hal tersebut dinilai penting karena pelajar dan generasi muda perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Dengan harapan setelah adanya deklarasi ini, kita bisa terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bersama Pemuda Palabuhanratu Bersinar menuju Kecamatan Palabuhanratu yang Bersinar,” pungkasnya.
Deklarasi “Pemuda Palabuhanratu Bersinar” menjadi titik awal penguatan gerakan antinarkoba berbasis kepemudaan di Kecamatan Palabuhanratu.
Dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai elemen, gerakan tersebut menegaskan bahwa upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika membutuhkan komitmen dan keterlibatan bersama.
Pemuda Palabuhanratu pun didorong untuk mengambil peran lebih aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
#U.Rahmawan










