DPRD Kota Sukabumi Siap Dievaluasi Terkait Perwal Tunjangan

- Author

Kamis, 18 September 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|KOTA SUKABUMI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi menegaskan kesiapannya apabila Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait tunjangan DPRD dievaluasi maupun dicabut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asy’ari, menyampaikan bahwa isu mengenai tunjangan DPRD bukan hanya terjadi di Sukabumi, melainkan juga menjadi perhatian nasional. Karena itu, setiap konsekuensi harus mengikuti ketentuan perundang-undangan.

“Wali Kota sudah menandatangani untuk dilakukan evaluasi, dan kami siap dievaluasi sesuai ketentuan hukum. Baik itu pencabutan Perwal maupun evaluasi tunjangan DPRD, mekanismenya sudah jelas,” tegas Rojab.

Lebih lanjut, DPRD juga telah mengambil langkah dengan memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna membahas persoalan tersebut. Menurut Rojab, besaran tunjangan bukan ditentukan DPRD, melainkan berdasarkan tim appraisal serta regulasi yang berlaku.

“Masalah besaran itu sudah ada rumusnya, mengacu pada aturan Kementerian PUPR dan PP 18. Jadi bukan DPRD yang menetapkan. Kota Sukabumi mengacu pada kemampuan keuangan daerah, yang saat ini masih kategori sedang. Tahun depan insya Allah naik ke kategori tinggi, meskipun APBD kita Rp 1,3 triliun karena ruang lingkupnya kecil. Kondisi keuangan daerah sebenarnya cukup baik,” jelasnya.

Rojab juga menyoroti ramainya pembahasan tunjangan kinerja dan Perwal (TKPP) di media sosial. Ia menilai, DPRD perlu menyikapi isu ini dengan hati-hati, termasuk melalui rapat dengar pendapat (RDP) bersama organisasi masyarakat maupun pihak terkait.

“Surat keputusan wali kota memang kewenangan eksekutif, tapi DPRD tetap harus memanggil dan membahas urgensinya. Kalau memang ada rangkap jabatan, kita lihat dulu alasan dan kebutuhannya,” tambahnya.

Menurutnya, Perwal terkait tunjangan DPRD bukanlah hal baru. Dalam lima tahun terakhir saja, sudah terjadi empat kali perubahan.

“Mau kembali ke Perwal 2024 boleh, ke Perwal 2022 juga bisa. Dalam lima tahun sebelumnya pun tidak masalah. Yang penting ada faktor inflasi dan kenaikan harga yang harus diperhitungkan. Intinya, DPRD siap dievaluasi,” pungkas Rojab.

Jurnalis : Eneng Nur

 

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Siapkan Penataan Perangkat Daerah, Fokus Tingkatkan Efektivitas Birokrasi dan Pelayanan Publik
Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali
N4LURI Band Siap Warnai Industri Musik Lewat Mini Album Perdana “Jejak Rasa”
Dandim 0622 Hadiri Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam, TNI dan Masyarakat Kian Dekat
Adat, Alam dan Leluhur Menyatu di Serentaun Kasepuhan Gelar Alam Sukabumi
Dari Sinte Sampai Judol, Sendang Agung Darurat Narkoba
Wisata Karang Hawu Tercoreng, Tumpukan Sampah Jadi Sorotan FSKS Cisolok
Keributan Kejuaraan Karate di Bandar Lampung Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Pemkab Sukabumi Siapkan Penataan Perangkat Daerah, Fokus Tingkatkan Efektivitas Birokrasi dan Pelayanan Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:15 WIB

N4LURI Band Siap Warnai Industri Musik Lewat Mini Album Perdana “Jejak Rasa”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dandim 0622 Hadiri Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam, TNI dan Masyarakat Kian Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Adat, Alam dan Leluhur Menyatu di Serentaun Kasepuhan Gelar Alam Sukabumi

Berita Terbaru