Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Presiden RI: Tindak Tegas Mafia Ilegal Niaga Black Stone di Gorontalo

- Author

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|GORONTALO – Pakar Hukum Internasional sekaligus ekonom, Prof. Dr. Sutan Nasomal, mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera memerintahkan Kejaksaan Agung (Kejagung) turun tangan mengusut praktik ilegal perdagangan Black Stone di Gorontalo. Menurutnya, praktik yang sudah berlangsung lama ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan kejahatan terorganisir yang melibatkan jaringan mafia dengan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.

“Putusan bebas terhadap empat WNA yang pernah disidangkan di PN Gorontalo justru memperlihatkan lemahnya penegakan hukum. Mafia Black Stone semakin kuat, sementara banyak aktivis yang bersuara malah dibungkam. Ini jelas berbahaya,” tegas Prof. Sutan dalam pernyataan resminya.

Sejumlah laporan juga menyebutkan, aparat sempat mengamankan kontainer dan dump truck berisi material Black Stone di wilayah Bone Bolango. Namun, proses hukum terkesan berhenti di tengah jalan. Barang sitaan pun tidak menyentuh aktor intelektual di balik bisnis ilegal ini.

Dua nama besar, berinisial KEN dan WAR, bahkan disebut-sebut sebagai pengendali utama yang menguasai rantai niaga ilegal Black Stone dari hulu hingga hilir.

“Jangan biarkan hukum hanya berhenti di level operator. Presiden harus segera memerintahkan Kejagung membongkar para mafia besar yang merugikan negara,” tegas Prof. Sutan.

Menurutnya, kasus ini tidak bisa dianggap enteng. “Ini bukan sekadar perdagangan mineral, melainkan sudah masuk ranah mafia transnasional. Kalau negara tidak tegas, bukan hanya uang negara yang hilang, tapi juga wibawa hukum kita akan runtuh,” ujarnya.

Selain aspek hukum, Prof. Sutan juga menyoroti dampak ekonomi dari praktik ilegal ini. “Pasar rusak, harga jadi kacau, dan iklim investasi hancur. Investor yang taat aturan bisa angkat kaki, sementara cukong yang bermain kotor makin berkuasa. Itu bahaya besar bagi ekonomi bangsa,” pungkasnya.

Prof. Dr. Sutan Nasomal dikenal sebagai pakar hukum internasional, ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, sekaligus pendiri dan pimpinan Ponpes Ass Saqwa Plus Jakarta.

 

Berita Terkait

Kejaksaan Harus Transparan dan Segera Buka Suara Soal Dugaan Hibah Fiktif Pesisir Barat
Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games ke-20, Presiden Prabowo Tekankan Keberanian dan Pantang Menyerah
Hadiri HUT ke-25 Partai Demokrat, Presiden Prabowo Ajak Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan Politik
TNI AL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak
341 Siswa Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Belajar Langsung tentang Kehidupan Kenegaraan
Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-AS
Marak Oknum Mafia Tanah, Ketum PWDPI Minta Menteri BPN/ATR dan Kehutanan Turun ke Karimun Kepri
Seskab Teddy Indra Wijaya Hadiri Rapat Koordinasi Efisiensi Anggaran di Kemenko Perekonomian

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:00 WIB

Kejaksaan Harus Transparan dan Segera Buka Suara Soal Dugaan Hibah Fiktif Pesisir Barat

Kamis, 10 September 2026 - 19:12 WIB

Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games ke-20, Presiden Prabowo Tekankan Keberanian dan Pantang Menyerah

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

Hadiri HUT ke-25 Partai Demokrat, Presiden Prabowo Ajak Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan Politik

Kamis, 10 September 2026 - 19:04 WIB

TNI AL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak

Kamis, 10 September 2026 - 18:59 WIB

341 Siswa Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Belajar Langsung tentang Kehidupan Kenegaraan

Berita Terbaru