Pesona Curug Larangan Sukabumi, Destinasi Alam yang Ramai Dikunjungi Wisatawan

- Author

Senin, 8 Juni 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|SUKABUMI – Keindahan alam Curug Larangan yang berada di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, semakin menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. Dengan air yang jernih, suasana alam yang masih asri, serta lingkungan yang terjaga, destinasi wisata ini menjadi salah satu pilihan favorit bagi para pencinta wisata alam.

Salah satu pengelola Curug Larangan, Asep Arwan Gunawan, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan sejak wisata tersebut mulai dikenal masyarakat pada tahun 2021.
“Alhamdulillah, pengunjung terus ramai. Salah satu keunggulan Curug Larangan adalah debit airnya yang bersih sehingga aman digunakan untuk berenang, termasuk bagi anak-anak. Pengunjung yang datang tidak hanya dari Sukabumi, tetapi juga dari Bogor, Cianjur, Jakarta, hingga Bandung,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Menurut Asep, popularitas Curug Larangan semakin meningkat setelah banyak konten tentang wisata tersebut beredar di media sosial, khususnya TikTok. Selain itu, dukungan dari para jurnalis dan kreator konten turut membantu memperkenalkan destinasi tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.
“Di akhir pekan jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 500 orang. Kami bersyukur karena antusiasme masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.
Dalam pengelolaannya, pihak pengelola bersama masyarakat setempat juga terus berupaya menjaga kebersihan dan keamanan kawasan wisata. Untuk mendukung keselamatan pengunjung, di lokasi wisata juga tersedia petugas Balawista yang siap melakukan pengawasan.
Adapun tarif masuk ke Curug Larangan tergolong terjangkau, yakni Rp10.000 per orang untuk pengunjung dewasa. Sementara anak-anak di bawah usia tujuh tahun dapat masuk secara gratis. Untuk biaya parkir kendaraan dikenakan tarif Rp5.000.
Asep menjelaskan bahwa pengelolaan Curug Larangan sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat setempat secara swadaya. Meski demikian, ia berharap ke depan ada perhatian lebih terhadap pengembangan kawasan wisata tersebut, terutama dalam hal peningkatan akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya.
“Kami berharap ke depan Curug Larangan bisa terus berkembang. Potensi wisatanya sangat besar dan jumlah pengunjung terus bertambah. Semoga ada peningkatan akses maupun sarana lainnya agar wisatawan semakin nyaman berkunjung ke sini,” pungkasnya.
Dengan pesona alam yang masih alami dan jumlah pengunjung yang terus meningkat, Curug Larangan kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang berpotensi mendongkrak perekonomian masyarakat di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:31 WIB

Pesona Curug Larangan Sukabumi, Destinasi Alam yang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Berita Terbaru