InsightTribun.com|SUKABUMI – Tokoh muda Kecamatan Cisolok, Damar Rizki, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terpilihnya Deni Kurnia, S.Sos. sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cisolok melalui Temu Karya II.
Deni Kurnia terpilih setelah memperoleh 7 dari total 13 suara sah dalam proses pemilihan. Damar menilai, terpilihnya kepemimpinan baru tersebut bukan sekadar kemenangan dalam sebuah forum organisasi, melainkan amanah besar sekaligus momentum strategis untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Karang Taruna.
Menurutnya, mandat yang lahir dari ruang musyawarah harus menjadi titik awal bagi pembentukan kekuatan pemuda yang lebih solid, terorganisir, dan memiliki arah perjuangan yang jelas.
Damar menekankan pentingnya proses machtsvorming, yakni pembentukan, penghimpunan, serta penyusunan kekuatan kolektif pemuda. Kekuatan tersebut, lanjutnya, harus mampu diwujudkan melalui machtsaanwending, yaitu pemanfaatan kapasitas, kewenangan, dan potensi organisasi secara taktis, terukur, serta tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas, khususnya di Kecamatan Cisolok.
“Selamat kepada Bung Deni Kurnia, S.Sos. atas terpilihnya sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cisolok dalam Temu Karya II dengan perolehan 7 dari 13 suara sah. Mandat ini adalah sebuah panggilan pengabdian,” ungkap Damar.
Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menjadi titik awal penyatuan seluruh potensi dan energi generasi muda Cisolok.
“Momentum ini harus kita jadikan titik api untuk mewujudkan samenbundeling van alle revolutionaire krachten, yakni penyatuan seluruh potensi, energi, idealisme, dan daya juang progresif pemuda Cisolok dalam satu barisan perjuangan yang solid, revolusioner, dan berdikari,” tegasnya.
Lebih jauh, Damar juga mengingatkan bahwa Karang Taruna tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai organisasi sosial kepemudaan yang hadir di tengah masyarakat.
Ia menggarisbawahi empat nilai fundamental yang perlu direvitalisasi dan dijadikan ruh gerakan organisasi ke depan, yakni kesetiakawanan sosial dan empati terhadap rakyat, kebersamaan dan gotong royong, kemandirian dan semangat berdikari, serta keadilan dan inklusivitas.
Menurut Damar, keempat nilai tersebut harus menjadi landasan dalam setiap langkah dan kebijakan organisasi. Dengan demikian, Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ia pun berharap kepemimpinan Deni Kurnia dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, merangkul seluruh elemen pemuda tanpa sekat, serta menjadikan Karang Taruna sebagai wadah pengabdian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Cisolok.
Jurnalis – Menks









