InsightTribun.com|SUKABUMI — Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal terus digencarkan oleh Bumdesma Cipta Soka Loka Praya Kecamatan Cisolok. Kali ini, mereka mengambil langkah konkret dengan mengumpulkan para pelaku UMKM untuk membuka peluang pemasaran produk ke dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di wilayah Cisolok dan sekitarnya.

Kegiatan sosialisasi dan penjajakan kerja sama tersebut digelar di Sekretariat Bumdesma, Jalan Raya Karangpapak, tepat di depan Mapolsek Cisolok, Senin (4/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pelaku UMKM, Manager Bumdesma Saeful Anwar, serta Kasi PMD Kecamatan Cisolok, Endang Sri Hartati.
Manager Bumdesma Cipta Soka Loka Praya, Saeful Anwar, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respons atas bergulirnya program unggulan pemerintah Prabowo-Gibran, yakni program makan bergizi gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut bukan hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi peluang besar untuk menggerakkan ekonomi di tingkat lokal.
“Kami ingin UMKM di Cisolok tidak hanya jadi penonton. Produk mereka punya potensi besar untuk masuk ke dapur MBG, seperti abon ikan, kue basah, roti, dan lainnya,” ujarnya.
Saeful menambahkan, persyaratan yang dibutuhkan pun relatif sederhana. Pelaku UMKM hanya perlu memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal agar produknya bisa dipertimbangkan masuk dalam rantai pasok dapur SPPG.
Ia juga menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 12 dapur SPPG di Kecamatan Cisolok. Hal ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi wilayah.
Meski di setiap dapur SPPG umumnya sudah terdapat koperasi internal yang mengakomodasi kebutuhan, Bumdesma tetap optimistis dapat mengambil peran sebagai fasilitator. “Kami tidak bersaing, tapi justru ingin menjembatani UMKM agar bisa ikut terlibat. Keputusan tetap ada di masing-masing dapur,” jelasnya.
Lebih jauh, Saeful berharap ke depan para pelaku UMKM di Cisolok bisa lebih terakomodasi dan mendapatkan akses yang lebih luas melalui kolaborasi ini. Ia menilai, semangat program MBG sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Harapannya, bukan hanya gizi anak-anak yang meningkat, tapi juga ekonomi masyarakat ikut terangkat,” imbuhnya.
Ke depan, Bumdesma bersama pihak kecamatan berencana terus melakukan sosialisasi secara merata, terutama jika ada pembaruan data Calon Penerima Manfaat (CPM) di tiap dapur SPPG. Kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari mitra, kepala SPPG, hingga stakeholder di tingkat kecamatan, akan terus diperkuat.
Dengan langkah ini, Bumdesma Cisolok menunjukkan komitmennya dalam mendorong UMKM naik kelas dan berperan aktif dalam program strategis nasional.
#Menk










