InsightTribun.com|Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3). Sidang tersebut membahas berbagai isu strategis nasional, termasuk kesiapan pemerintah dalam menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama selama bulan Ramadan. Ia berharap suasana damai dan saling menghormati dapat terus terjaga hingga perayaan Idulfitri nanti.
Selain itu, Presiden juga meminta seluruh jajaran kementerian untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga, termasuk ketersediaan bahan pokok dan pasokan energi menjelang hari raya yang biasanya diiringi meningkatnya aktivitas masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyoroti dinamika krisis global yang saat ini terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut justru harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk mempercepat upaya swasembada pangan dan energi.
Presiden menilai Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus dilakukan secara optimal untuk kepentingan nasional, termasuk dengan memperkuat sektor pertanian serta mengembangkan energi terbarukan.
Sementara itu, berdasarkan laporan yang disampaikan sejumlah menteri serta Ketua Dewan Energi Nasional (DEN), kondisi ekonomi nasional saat ini dinilai tetap stabil. Cadangan energi nasional juga dilaporkan berada dalam kondisi aman.
Menutup arahannya, Presiden menegaskan bahwa seluruh kekayaan alam yang dimiliki Indonesia harus diprioritaskan untuk kepentingan bangsa serta kesejahteraan rakyat.
#Setkab-RI










