Serentaun Kasepuhan Sinar Resmi ke-447: Merawat Tradisi Leluhur di Bumi Cisolok

- Author

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|CISOLOK – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, pada hari Minggu, 5 Juli 2026. Ribuan warga adat dan masyarakat umum berkumpul untuk merayakan puncak acara Serentaun Kasepuhan Sinar Resmi yang ke-447. Upacara adat tahunan ini dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan menjadi bukti nyata ketahanan budaya Sunda Wiwitan di tengah arus modernisasi.

Acara yang sakral ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Bupati Sukabumi, Asep Japar, hadir secara langsung bersama jajaran pejabat terkait untuk memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelestarian warisan leluhur. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni antara pembangunan dan tradisi lokal.

Serentaun merupakan ritual syukuran atas hasil panen padi yang telah disimpan di leuit (lumbung padi). Dalam perayaan ke-447 ini, prosesi adat berjalan dengan tertib sesuai tata cara yang telah diwariskan turun-temurun. Para sesepuh memimpin doa dan pembacaan mantra sebagai wujud rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa serta alam semesta atas keberkahan rezeki yang diberikan.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghormatan terhadap para penjaga bumi dan air di Cisolok,” ujar Bupati Asep Japar dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa Kasepuhan Sinar Resmi adalah aset budaya yang tidak ternilai harganya bagi identitas Kabupaten Sukabumi.

Selain prosesi inti, acara juga dimeriahkan dengan berbagai kesenian tradisional dan pameran hasil bumi. Warga tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari anak-anak hingga para lansia. Pakaian adat khas kasepuhan menambah nuansa estetika dan keaslian suasana pagi itu.

Perayaan Serentaun ke-447 ini diharapkan tidak hanya menjadi momen seremonial belaka, tetapi juga pengingat bagi generasi muda akan pentingnya melestarikan kearifan lokal. Dengan dukungan penuh dari Pemkab Sukabumi dan partisipasi aktif masyarakat, tradisi Kasepuhan Sinar Resmi diyakini akan terus lestari hingga ratusan tahun mendatang.

#Dimas

Berita Terkait

Denis Eriska Klarifikasi Penggunaan Ponsel Saat Audiensi, Tegaskan Bukan Bentuk Ketidak menghormati MIO Sukabumi Raya
Jembatan Beroperasi, Hak Pekerja Belum Terselesaikan: Dugaan Persoalan di Balik Proyek Rp140 Miliar
DPD KNPI Kabupaten Sukabumi Melaksanakan kegiatan Pelantikan Periode 2025-2028
Masyarakat Antusias Mengikuti Pawai Dan Tampilan Kreasi, Milangka Desa Lembursawah ke-98 Mengsosialisasikan Pajak
WaliKota Sukabumi Gelontorkan Uang Hibah Ke 33 KMP
Tim Hukum Jabar Istimewa (JABIS) Kunjungi Rumah Kediaman Anak Autis Low Fungtion Dan Penelantaran Anak
Sukses Gelar Rakernas, Ketum PWDPI Akan Tidak Tegas DPW dan DPC Tak Patuhi AD/ART
PAC GRIB Jaya Palabuhanratu Gelar Santunan Jompo, Salurkan Paket Sembako di RW 05 Kp Otista

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:58 WIB

Serentaun Kasepuhan Sinar Resmi ke-447: Merawat Tradisi Leluhur di Bumi Cisolok

Senin, 11 Mei 2026 - 09:37 WIB

Jembatan Beroperasi, Hak Pekerja Belum Terselesaikan: Dugaan Persoalan di Balik Proyek Rp140 Miliar

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:56 WIB

DPD KNPI Kabupaten Sukabumi Melaksanakan kegiatan Pelantikan Periode 2025-2028

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:41 WIB

Masyarakat Antusias Mengikuti Pawai Dan Tampilan Kreasi, Milangka Desa Lembursawah ke-98 Mengsosialisasikan Pajak

Minggu, 28 Desember 2025 - 08:41 WIB

WaliKota Sukabumi Gelontorkan Uang Hibah Ke 33 KMP

Berita Terbaru