Ironi Jargon “Sukabumi Mubarokah” di Tengah Absennya Pemimpin pada Hari Anti Narkoba

- Author

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|SUKABUMI – Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyuarakan komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Namun, di Kabupaten Sukabumi, momentum tersebut justru menyisakan tanda tanya besar terkait keseriusan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Di saat DPD KNPI Kabupaten Sukabumi bersama berbagai organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya menggelar Deklarasi Gerakan Anti Narkoba, kursi yang semestinya ditempati oleh Bupati Sukabumi terlihat kosong. Ketidakhadiran orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi itu disebut karena adanya agenda lain yang harus dihadiri.

Situasi ini memunculkan sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, narkoba bukan hanya persoalan hukum semata, melainkan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda dan menggerus kualitas sumber daya manusia daerah.

Bagi kalangan pemuda, kehadiran kepala daerah dalam kegiatan seperti ini memiliki makna yang lebih dari sekadar seremonial. Kehadiran seorang pemimpin dianggap sebagai bentuk dukungan moral sekaligus bukti nyata bahwa pemerintah berdiri bersama masyarakat dalam memerangi bahaya narkoba.

Di tengah semangat para pemuda yang berinisiatif menggalang gerakan bersama melawan narkoba, absennya pemimpin daerah dinilai menimbulkan persepsi kurang baik di mata publik. Tidak sedikit yang kemudian mempertanyakan sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan pemberantasan narkoba sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Jargon “Sukabumi Mubarokah” yang selama ini digaungkan sebagai simbol keberkahan, kesejahteraan, dan kebaikan bagi masyarakat pun menjadi sorotan. Sebab, keberkahan sebuah daerah tidak hanya lahir dari slogan dan narasi yang indah, melainkan juga tercermin melalui tindakan nyata, kepedulian, serta kehadiran pemimpin dalam setiap upaya menyelamatkan masyarakatnya dari berbagai ancaman sosial.

Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Kepemudaan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Mantra Sugrito, menilai bahwa momentum Hari Anti Narkoba Internasional seharusnya menjadi kesempatan bagi seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah, untuk menunjukkan keseriusan dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

“Perang terhadap narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemuda sudah bergerak, masyarakat sudah bergerak, dan tentunya kami berharap pemerintah daerah juga menunjukkan komitmen yang sama, baik melalui kebijakan maupun kehadiran langsung dalam setiap gerakan penyelamatan generasi bangsa,” ujarnya.

Deklarasi Gerakan Anti Narkoba yang digelar KNPI tersebut menjadi pengingat bahwa upaya melawan narkoba tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kepemudaan, serta seluruh lapisan masyarakat agar Kabupaten Sukabumi benar-benar mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika.

#Dimas

Berita Terkait

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Hari Kelima Pasca Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya: 162 Jiwa Terakomodasi, Pemda Siap Bantu Pembangunan Kembali
PETISI AHLI Jejaki Kerja Sama dengan Media Independen Online Indonesia dalam Bidang Pemberitaan
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Hanguskan 51 Rumah, 163 Jiwa Terdampak
Kebakaran Kampung Adat Cipta Mulya: Koperasi Bumi Kiara Salurkan Bantuan, Ketua Aji Gunawan Tekankan Pentingnya Sabar dan Tawakal
Kebakaran Hebat Melanda Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, 70 Rumah dan 420 Jiwa Terdampak
Dinas PU Sukabumi Mulai Pembangunan TPT Gendong di Ruas Jalan Djaenudin, Cimanggu
Iman Adi Nugraha Dorong Kolaborasi Pokdarwis dan Perkebunan untuk Majukan Desa Wisata Cihaur, Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:45 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58 WIB

Hari Kelima Pasca Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya: 162 Jiwa Terakomodasi, Pemda Siap Bantu Pembangunan Kembali

Senin, 27 Juli 2026 - 09:28 WIB

PETISI AHLI Jejaki Kerja Sama dengan Media Independen Online Indonesia dalam Bidang Pemberitaan

Senin, 27 Juli 2026 - 01:03 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Hanguskan 51 Rumah, 163 Jiwa Terdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:20 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, 70 Rumah dan 420 Jiwa Terdampak

Berita Terbaru