Kirab Mahkota Binokasih Jadi Simbol Persatuan Budaya Nusantara di Jawa Barat

- Author

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|BANDUNG — Gubernur Dedi Mulyadi mengajak seluruh masyarakat Bandung Raya dan warga Jawa Barat untuk ikut memeriahkan Kirab Mahkota Binokasih yang akan digelar pada Sabtu malam Minggu, 16 Mei 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai di Kota Bandung.

Dalam ajakannya, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kegiatan budaya tersebut akan menjadi momentum kebersamaan masyarakat sekaligus perayaan keberagaman seni dan budaya Nusantara.

“Buat warga Bandung Raya dan seluruh warga Jawa Barat, pada Sabtu malam Minggu tanggal 16 Mei 2026 pukul 19.30 WIB sampai selesai akan dilaksanakan Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Start dari Kiara Artha Park dan berakhir di halaman Gedung Sate atau Jalan Diponegoro,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia berharap masyarakat dapat hadir bersama keluarga untuk menikmati kemeriahan kirab budaya yang akan menampilkan beragam kesenian dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ragam seni Nusantara akan hadir, bukan hanya dari tanah Sunda, tetapi juga dari tanah Jawa, Madura hingga Aceh. Semoga kita semua bisa menapaki kehidupan dengan bahagia, merumuskan pembangunan dengan rasa, dan mewujudkan keadilan untuk semua,” lanjutnya.

Kirab Mahkota Binokasih diprediksi akan menjadi pusat perhatian masyarakat dan wisatawan karena menghadirkan perpaduan budaya, seni tradisional, hingga nuansa kebersamaan lintas daerah dalam satu panggung kebudayaan.

Sementara itu, Henda, warga Kampung Cikakak, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, turut menyoroti ajakan Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, kegiatan budaya seperti Kirab Mahkota Binokasih memiliki nilai positif dalam mempererat persatuan masyarakat.

“Acara seperti ini sangat bagus karena bisa menyatukan masyarakat dari berbagai daerah dan mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan budaya leluhur,” ungkap Henda.

Ia juga berharap kegiatan budaya berskala besar seperti itu dapat terus digelar secara rutin karena dinilai mampu menghadirkan hiburan sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat luas.

Berita Terkait

Jelajahi Kota Tua Semarang, Pimpinan PWDPI Apresiasi Potensi Sejarah dan Budaya Lokal
Ketum PWDPI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC Se-Jawa Tengah, Tekankan Profesionalisme Wartawan
Usai Rangkaian Acara, Dewan Pembina DPP PWDPI Gelar Ramah Tamah Bersama DPW Bali
PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pasirandu Jujuluk
MENAKER RESMIKAN PELATIHAN TMT ABT BATCH 2 DI SUKABUMI, BUPATI DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KERJA
Ike Edwin: Raja Terdahulu Menyerahkan Kewenangan Mengatur Rakyat, Bukan Tahta
Sukses Digelar, FTBI Kecamatan Citamiang Siapkan Wakil Terbaik Menuju Tingkat Kota dan Provinsi
Sukses Digelar, FTBI Kecamatan Citamiang Siapkan Wakil Terbaik Menunu Tingkat Kota Dan Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Jelajahi Kota Tua Semarang, Pimpinan PWDPI Apresiasi Potensi Sejarah dan Budaya Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Ketum PWDPI Kukuhkan Pengurus DPW dan DPC Se-Jawa Tengah, Tekankan Profesionalisme Wartawan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Usai Rangkaian Acara, Dewan Pembina DPP PWDPI Gelar Ramah Tamah Bersama DPW Bali

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Pasirandu Jujuluk

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:21 WIB

MENAKER RESMIKAN PELATIHAN TMT ABT BATCH 2 DI SUKABUMI, BUPATI DORONG PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA KERJA

Berita Terbaru