Gotong Royong Bersihkan Lokasi Jembatan Leuwidingding, TNI dan Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi

- Author

Sabtu, 5 September 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|SUKABUMI – Semangat gotong royong mewarnai kegiatan Apel Persiapan dan Bersih-Bersih Lokasi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding di Kampung Leuwidingding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman dan menjadi bagian dari aksi kepedulian terhadap lingkungan sekaligus rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut serta menyambut Hari Jadi ke-156 Kabupaten Sukabumi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel dan penyerahan alat kebersihan secara simbolis kepada perwakilan peserta. Setelah itu, peserta bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih di sekitar lokasi pembangunan Jembatan Leuwidingding, termasuk area sungai dan lingkungan sekitarnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Asisten Teritorial Koarmada RI Laksamana Budi Mulyadi, S.E., M.Tr.Opsla. Ia hadir mewakili sekaligus membacakan amanat tertulis Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP.

Dalam amanat tersebut, disampaikan apresiasi atas sinergi dan kepedulian seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan. Aksi bersih-bersih sungai dinilai menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kebersihan lingkungan tidak dapat dijaga oleh hanya satu orang atau satu pihak. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama, mulai dari unsur pemerintah, TNI-Polri, lembaga kemasyarakatan, hingga seluruh lapisan masyarakat,” ujar Laksamana Budi Mulyadi saat membacakan amanat Panglima Koarmada RI.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem sungai. Sampah yang menumpuk di bantaran maupun aliran sungai tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga dapat menghambat aliran air dan menimbulkan persoalan lingkungan di kemudian hari.

“Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan masyarakat setempat.

Pembangunan Jembatan Leuwidingding nantinya diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga Jampangtengah dan wilayah sekitarnya.

Dengan adanya sinergi berbagai pihak, proses pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Siapkan Penataan Perangkat Daerah, Fokus Tingkatkan Efektivitas Birokrasi dan Pelayanan Publik
Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali
N4LURI Band Siap Warnai Industri Musik Lewat Mini Album Perdana “Jejak Rasa”
Dandim 0622 Hadiri Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam, TNI dan Masyarakat Kian Dekat
Adat, Alam dan Leluhur Menyatu di Serentaun Kasepuhan Gelar Alam Sukabumi
Dari Sinte Sampai Judol, Sendang Agung Darurat Narkoba
Wisata Karang Hawu Tercoreng, Tumpukan Sampah Jadi Sorotan FSKS Cisolok
Keributan Kejuaraan Karate di Bandar Lampung Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Pemkab Sukabumi Siapkan Penataan Perangkat Daerah, Fokus Tingkatkan Efektivitas Birokrasi dan Pelayanan Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:15 WIB

N4LURI Band Siap Warnai Industri Musik Lewat Mini Album Perdana “Jejak Rasa”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dandim 0622 Hadiri Seren Taun Kasepuhan Gelar Alam, TNI dan Masyarakat Kian Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Adat, Alam dan Leluhur Menyatu di Serentaun Kasepuhan Gelar Alam Sukabumi

Berita Terbaru