Usai Konser Reggae, Perselisihan Berujung Bacokan, Tiga Terduga Pelaku Ditangkap

- Author

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|SUKABUMI – Malam hiburan musik reggae di wilayah Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026) malam, berujung pada dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Dua pemuda menjadi korban setelah perselisihan yang diduga melibatkan sejumlah orang terjadi seusai acara musik berlangsung.

Salah satu korban, Andira Yusep Hidayat (19), warga Cigaru, mengalami luka akibat bacokan. Sementara rekannya, Angga Ardiansyah (22), warga Cigadog, mengalami luka lebih serius dan hingga Selasa (18/8/2026) masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Palabuhanratu.

Andira menuturkan, keributan bermula ketika salah seorang temannya tidak sengaja bersenggolan dengan seseorang saat berada di lokasi acara.

“Saya tidak ikut berjoget. Awalnya teman saya tidak sengaja menyenggol orang tersebut,” ujar Andira saat ditemui di Mapolres Sukabumi, Selasa (18/8/2026).

Perselisihan kemudian memanas. Andira bersama Angga disebut mencari orang yang diduga terlibat dalam keributan tersebut. Keduanya kemudian berhadapan dengan tiga orang di sekitar kawasan Kiara Koneng.

Menurut Andira, salah seorang dari mereka kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis celurit.

“Saat dia mengeluarkan celurit, saya langsung lari. Angga masih berada di lokasi,” ungkapnya.

Angga kemudian diduga terkena bacokan ketika berusaha menangkis serangan. Akibat luka yang dialaminya, Angga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

“Teman saya, Angga, sekarang di rumah sakit dan kondisinya koma,” tutur Andira.

Tiga Terduga Pelaku Diamankan

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi melalui Tim Resmob Polres Sukabumi kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat.

Ketiganya diamankan secara terpisah dari rumah masing-masing di wilayah Kecamatan Simpenan.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami menerjunkan tim dari Resmob Polres Sukabumi. Alhamdulillah, kami dapat mengamankan tiga orang diduga pelaku dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan serta pendalaman,” ujar Dudi.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu buah celurit.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, perselisihan diduga bermula saat berlangsungnya konser. Salah satu pihak kemudian meninggalkan lokasi, namun pihak lainnya disebut menyusul hingga terjadi cekcok yang berujung pada dugaan penggunaan senjata tajam.

Dudi juga membenarkan adanya informasi bahwa salah satu terduga pelaku memiliki ciri rambut pirang saat kejadian. Polisi kemudian mendapat informasi bahwa rambut tersebut telah dicat hitam setelah peristiwa terjadi.

“Yang jelas, kami memastikan identitas pihak-pihak terkait. Kami mengamankan mereka berdasarkan fakta, bukti, hasil penelusuran lapangan, dan keterangan saksi yang kami temui,” tegas Dudi.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyidikan masih terus dilakukan. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian serta peran masing-masing terduga dalam perkara tersebut.

#Dimas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Usai Konser Reggae, Perselisihan Berujung Bacokan, Tiga Terduga Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru