InsightTribun.com|JAKARTA– Kematian tragis Raya (3), balita asal Sukabumi yang meninggal dengan kondisi perut membuncit akibat infestasi cacing parah, memicu kemarahan besar dari Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH. Ia menyebut kasus memilukan itu sebagai bukti nyata adanya kelalaian sistemik dan pengabaian serius dari aparatur desa.
Dalam wawancara di markas Partai Oposisi Merdeka, Prof. Sutan dengan nada tinggi mengecam lemahnya pengawasan pemerintah desa di Cinagara, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kasus ini tidak mungkin terjadi jika aparat desa benar-benar menjalankan fungsi pengawasan melekat (Waskat) terhadap warganya.
“Masak kasus seperti ini bisa luput dari jangkauan pengawasan? Apakah Kepala Desa dan perangkatnya tidak pernah keliling bersama RT dan RW? Mereka seolah tutup mata terhadap realitas pahit warganya,” tegas Prof. Sutan dengan nada penuh emosi.
Raya tumbuh dalam kondisi serba sulit. Ibunya mengidap gangguan jiwa, sementara sang ayah menderita TBC. Hidup dalam kemiskinan ekstrem, keluarga ini luput dari perhatian pejabat desa. Akibatnya, kondisi kesehatan Raya memburuk tanpa ada penanganan hingga akhirnya berujung maut.
Bagi Prof. Sutan, tragedi ini hanyalah “puncak gunung es” dari masalah kesehatan masyarakat pedesaan di Indonesia. Ia meyakini banyak kasus serupa terjadi di berbagai pelosok negeri, hanya saja tidak semuanya terungkap ke publik.
Prof. Sutan menilai situasi ini sudah masuk kategori darurat kemanusiaan. Ia mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera memerintahkan Kementerian Kesehatan membentuk Satgas Kesehatan hingga ke tingkat desa, dengan kendali langsung dari dinas kesehatan kabupaten/kota.
“Ini bukan sekadar perbaikan layanan, tapi sudah darurat kemanusiaan. Harus ada intervensi langsung dari pusat. Saya meminta Presiden segera membentuk Satgas Kesehatan Desa di seluruh Indonesia agar tragedi seperti Raya tidak terulang lagi,” pungkas Prof. Sutan.
Kasus kematian Raya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Jika dibiarkan, persoalan kesehatan di pedesaan bisa terus memakan korban jiwa, terutama anak-anak dari keluarga miskin yang hidup tanpa jaring pengaman sosial maupun kesehatan.
Prof. Sutan menekankan, langkah cepat dan menyeluruh sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap negara. “Negara harus hadir sampai ke pelosok. Jangan tunggu korban berikutnya,” tutupnya.
#Prof.DR.KH.Sutan Nasomal.,SH.MH









