Prof. Dr. Sutan Nasomal: Presiden Harus Berani Miskinkan Koruptor, Efek Jera Harus Dirasakan!

- Author

Minggu, 21 September 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|JAKARTA – Pakar Hukum Internasional sekaligus Ekonom, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia harus dilakukan dengan tegas dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, salah satu langkah penting yang harus diambil adalah memiskinkan para pelaku korupsi melalui penyitaan seluruh hasil kejahatan mereka.

“Presiden RI Jenderal Haji Prabowo Subianto yang dihormati dunia harus berani mengatakan: Bila ada oknum pejabat negara dari level bawah hingga elit tertinggi melakukan korupsi, maka jangan ada kekebalan hukum. Bongkar, hukum seberat-beratnya, dan sita kekayaan hasil korupsinya,” tegas Prof. Sutan saat menjawab pertanyaan para pimpinan redaksi media dalam sebuah pertemuan di Jakarta, 21 Agustus 2025.

Menurutnya, korupsi di Indonesia sudah menggurita dan kerap dilakukan secara berjamaah, terutama di lingkaran pejabat negara maupun lembaga legislatif. “Negara kehilangan ribuan triliun rupiah karena para tikus berdasi yang menjadikan rakyat seperti sapi perahan. Mereka berkelompok, saling melindungi, bahkan memanfaatkan celah hukum untuk berpesta korupsi,” ujarnya.

Prof. Sutan juga menyoroti lemahnya penegakan hukum. Ia menilai banyak kasus di mana hukum terlihat “tajam ke bawah, tumpul ke atas”. Hal ini, katanya, menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

“KPK tidak boleh dilemahkan. Justru harus diperkuat, bahkan perlu ada satgas khusus pengawas pencucian uang. Jika tidak, praktik korupsi berjamaah akan terus terjadi, karena sistem bagi-bagi jatah membuat para pelaku tak pernah takut tersentuh hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, reformasi total dalam institusi kepolisian, kejaksaan, dan kehakiman mutlak diperlukan. Tanpa itu, oknum aparat yang “bermain mata” dengan koruptor akan terus membekingi praktik kotor tersebut.

“Rakyat sudah lebih dari 70 persen hidup dalam kesulitan ekonomi akibat uang negara dirampok oleh oknum tikus yang tidak tersentuh hukum. Jika Presiden berani menindak tegas para elit yang korupsi berjamaah, maka kepercayaan publik akan pulih, ekonomi Indonesia akan maju, dan hukum bisa benar-benar ditegakkan,” tandasnya.

Narasumber:
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH – Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, serta Pengasuh Ponpes Ass-Saqwa Plus, Jakarta.

Berita Terkait

Puncak HUT Ke-4 PWDPI Sukses Digelar, 31 Tokoh dan Lembaga Terima PWDPI Award Sustainability 2026
Kejaksaan Harus Transparan dan Segera Buka Suara Soal Dugaan Hibah Fiktif Pesisir Barat
Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games ke-20, Presiden Prabowo Tekankan Keberanian dan Pantang Menyerah
Hadiri HUT ke-25 Partai Demokrat, Presiden Prabowo Ajak Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan Politik
TNI AL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak
341 Siswa Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Belajar Langsung tentang Kehidupan Kenegaraan
Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-AS

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Selasa, 22 September 2026 - 19:12 WIB

Puncak HUT Ke-4 PWDPI Sukses Digelar, 31 Tokoh dan Lembaga Terima PWDPI Award Sustainability 2026

Selasa, 15 September 2026 - 18:00 WIB

Kejaksaan Harus Transparan dan Segera Buka Suara Soal Dugaan Hibah Fiktif Pesisir Barat

Kamis, 10 September 2026 - 19:12 WIB

Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games ke-20, Presiden Prabowo Tekankan Keberanian dan Pantang Menyerah

Kamis, 10 September 2026 - 19:08 WIB

Hadiri HUT ke-25 Partai Demokrat, Presiden Prabowo Ajak Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan Politik

Berita Terbaru