Ketum PWDPI Berikan Dukungan Penuh Kepada Ketua Dewan Pembina : Pilihan Dang Ike Bukti Kerendahan Hati Dan Totalitas Mengabdi

- Author

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsightTribun.com|BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi setinggi-tingginya atas sikap tegas serta pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI, Irjen. Pol. (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M. atau yang akrab disapa Dang Ike, terkait penyataan dirinya tidak lagi menggunakan atribut jabatan pada Kepaksian Pernong dan memilih fokus menjadi Tokoh Adat serta Tokoh Masyarakat Lampung.

Langkah ini dinilai bukan sekadar penjelasan perihal penyebutan gelar, melainkan bukti nyata kerendahan hati, kedewasaan sikap, serta kesungguhan tokoh dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat adat maupun masyarakat luas.

Dia menjelaskan, Adat Lampung sudah mennyatu dengan nilai Islam. Lebih dalam lagi, sikap Dang Ike mencerminkan jati diri asli masyarakat Lampung: di bumi Lampung, seluruh adat dan budayanya sudah lama menyatu dan dipengaruhi oleh dakwah Islam sejak zaman dahulu.

Tujuan utama ajaran Islam adalah agar umatnya senantiasa memiliki akhlak mulia. Hal ini menjadi bukti rasa syukur kami sebagai orang adat Lampung, yang merasa bertanggung jawab menjaga dan menjunjung tinggi budaya, akhlak, serta kelestarian alam sebagai wujud menjadi Rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam.

“Nilai ini mengajarkan kita: wajib rukun dan hidup berdampingan secara toleran bahkan kepada sesama yang bukan muslim. Bahkan terhadap hewan pun kita dilarang menghina, apalagi menyakiti. Itulah hakikat ajaran luhur yang dikehendaki Nabi Muhammad SAW,” tegas M. Nurullah RS, Kamis (9/7/2026).

Ketum menambahkan, budaya akhlak jalan menuju syafaat. Sebagai orang muslim kita memahami makna mendalam, ingin mendapatkan pengakuan langsung dari Nabi Muhammad SAW “Sebagai Ummatnya”, agar kelak di hari akhir memperoleh syafaat beliau sebagai “Kata Sandi” atau jalan mulia menuju masuk surga. Maka itulah budaya yang paling penting, yang harus terus-menerus kita tanam, kembangkan, dan lestarikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sikap Dang Ike mengajarkan, jabatan hanyalah simbol sementara, namun budi pekerti luhur, akhlak mulia, dan pengabdian nyata kepada sesama serta alam adalah warisan sejati yang akan senantiasa membawa keberkahan,” tambahnya.

“Sikap yang mencerminkan jiwa pemimpin sejati. Dengan tegas meluruskan informasi dan menyatakan tidak lagi menggunakan atribut jabatan terkait Kepaksian Pernong, Dang Ike menunjukkan bahwa bagi dirinya, pengabdian jauh lebih mulia daripada sekadar gelar atau nama besar. Ini adalah contoh langka dari seorang pemimpin yang mengutamakan ketenangan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” ungkapnya.

Penjelasan Dang Ike mengenai ruang lingkup struktur adat yang terbatas dinilai sangat penting agar masyarakat tidak salah paham, sekaligus mencegah munculnya polemik yang tidak perlu. Langkah ini justru semakin mengukuhkan posisinya sebagai tokoh yang bijaksana, yang tidak ingin melihat persaudaraan retak hanya karena salah tafsir atas sebuah jabatan.

Menyikapi pernyataan Dang Ike bahwa ia lebih memilih dikenal sebagai Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Lampung yang bekerja nyata, Ketua Umum menegaskan hal itu sejalan dengan semangat pengabdian yang dijunjung tinggi oleh PWDPI.

“Benar kata beliau: gelar hanyalah simbol, tetapi manfaat yang dirasakan langsung oleh rakyat adalah penghargaan yang abadi. Ketika masyarakat sendiri yang memberikan kepercayaan dan penghormatan berupa gelar kehormatan, itulah bukti nyata bahwa kiprah beliau telah menancap di hati masyarakat,” tambahnya.

Pemberian berbagai gelar kehormatan dari marga-marga di Lampung hingga dari kerajaan adat di berbagai daerah di Indonesia, dinilai bukan sekadar penghormatan biasa, melainkan bukti luasnya pengakuan atas dedikasi Dang Ike dalam menjaga nilai adat, budaya, serta mempererat persaudaraan nusantara.

M. Nurullah RS pun mendukung sepenuhnya ajakan Dang Ike kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas, serta bersama-sama menjaga warisan leluhur sebagai pemersatu, bukan bahan perdebatan.

“Kami di PWDPI bangga memiliki sosok seperti Dang Ike sebagai Ketua Dewan Pembina. Beliau mengajarkan kami, jabatan bisa berubah, penyebutan bisa disesuaikan, namun semangat melayani, menjaga persatuan, dan membangun daerah tidak akan pernah berhenti. Semoga langkah beliau menjadi teladan bagi kita semua,” tutup Ketua Umum dengan penuh penghormatan… Tabik..!!

(Humas DPP PWDPI).

Berita Terkait

Camat Cisolok Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Leluhur dalam Puncak Ngiringan Seren Taun Kasepuhan Adat Cisarua
Semarakkan Hari Sumpah Pemuda, Karang Taruna Cisarua Sukses Gelar Tournament Domino 101 Piala Karang Taruna
Bupati Sukabumi Asep Japar Lantik Pengurus GOW Sukabumi 2026-2031, Hj. Rina Rosmaniar Japar Nahkodai Organisasi
JUMSIH dan Penanaman Pohon Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kecamatan Cisolok
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Sukabumi, Bupati Asep Japar Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Pembangunan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kecamatan Cisolok Bersama KNPI Perkuat Semangat Persatuan dan Peran Generasi Muda
Kepala Seksi Pelayanan Publik Kecamatan Cisolok Sampaikan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, Momentum Perkuat Persatuan dan Semangat Kebangsaan
Bupati Asep Japar Ajak Santri Ambil Peran dalam Pembangunan Sukabumi, Perkuat Ilmu dan Akhlak

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:50 WIB

Camat Cisolok Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Leluhur dalam Puncak Ngiringan Seren Taun Kasepuhan Adat Cisarua

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Semarakkan Hari Sumpah Pemuda, Karang Taruna Cisarua Sukses Gelar Tournament Domino 101 Piala Karang Taruna

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar Lantik Pengurus GOW Sukabumi 2026-2031, Hj. Rina Rosmaniar Japar Nahkodai Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:27 WIB

JUMSIH dan Penanaman Pohon Warnai Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kecamatan Cisolok

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kecamatan Cisolok Bersama KNPI Perkuat Semangat Persatuan dan Peran Generasi Muda

Berita Terbaru